Banyak Desa Mendapatkan Internet Gratis Oleh PT AWINET GLOBAL MANDIRI

0
32

Pandeglang – Harapan adanya layanan internet di setiap desa dan kecamatan di Pandeglang akan terwujud. Ini setelah PT Awinet Global Mandiri mulai menggratiskan layanan internet untuk sejumlah desa yang berada di pelosok wilayah Kabupaten Pandeglang. Setidaknya sudah ada 5 desa yang mendapatkan internet gratis melalui program corporate social responsibility (CSR) perusahaan provider internet asal Kecamatan Menes tersebut.
Kelima desa yang sudah terkoneksi 4 di antaranya di Kecamatan Sumur, yakni Desa Tunggaljaya, Ujungjaya, Tamanjaya, dan Cigorondong. Sedangkan satu lagi Desa Cilentung di Kecamatan Pulosari. Selain kantor desa dan kecamatan, Awinet juga menggratiskan internet untuk sejumlah kantor polsek, antara lain Polsek Sumur, Cigeulis, Cibaliung, Angsana, Patia, Munjul, Pulosari. Kantor Kecamatan Sumur juga saat ini sudah menggunakan free internet dari Awinet. Koneksi internet gratis di kecamatan ini sangat menunjang lantaran Sumur berdekatan dengan wilayah Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang banyak dikunjungi wisatawan asing. 

“Kami berharap warga memanfaatkannya untuk kepentingan ekonomi, antara lain dapat berhubungan secara luas dengan wisatawan lokal maupun mancanegara. CSR seperti ini juga atas permintaan Bupati Irna Narulita, kepada kami,” ujar Nu’man Sumantri, Direktur Awinet.

Dikatakan Nunu, sapaan akrab Nu’man, pihaknya menyiapkan provider internet yang dapat masuk ke seluruh pelosok Kabupaten Pandeglang, antara lain untuk mendukung program pemerintah saat ini yang berbasis informasi teknologi. Bupati Irna Narulita dan Wakil Bupati Tanto W Arban, kata Nunu, memiliki cara sangat bagus yaitu dengan menampung aspirasi masyarakat, berkomunikasi langsung melalui 

jejaring sosial facebook, twitter, website dan juga aplikasi android. “Selain itu kan banyak ilmu yang bisa digali dari internet. Ingin mampu apa saja, caranya sudah tersedia via google atau Youtube, yang semuanya dapat diakses melalui jaringan internet. Dengan begitu masyarakat dapat berdaya, mandiri, dan sejahtera,” katanya.

Karena sudah bisa diakses di seluruh pelosok Pandeglang, masih kata Nunu, Awinet siap memenuhi kebutuhan jaringan internet masyarakat dengan harga terjangkau. “Apa pun saat ini butuh internet. Kebutuhan lembaga pendidikan, pemerintahan, bahkan bisnis, juga butuh internet. Banyak aplikasi di dunia pendidikan dan pemerintahan hingga ke desa yang sifatnya wajib dan hanya bisa diakses melalui jaringan internet,” kata Nunu, seraya menambahkan sudah 30 persen kantor desa di Pandeglang menggunakan internet melalui jasa Awinet.

Terpisah, Bupati Irna Narulita Dimyati memberikan apresiasi terhadap Awinet yang bersedia menyalurkan CSR berupa internet gratis di daerah pelosok Pandeglang, seperti di wilayah Sumur. Bupati juga mensupport pemuda kreatif untuk terus berkarya dan dengan kemampuannya ikut mempercepat pembangunan di Kabupaten Pandeglang. “Kami memang mewajibkan kepada seluruh desa untuk dapat 

terakses jaringan internet, karena kebutuhannya sangat penting untuk kemudahan dan percepatan pembangunan. Awinet bisa membantu memenuhi kebutuhan itu. Terlebih Awinet merupakan salah satu bentuk usaha mandiri di bidang jasa internet yang lahir dari masyarakat Pandeglang, tepatnya di Menes. Kita harus dukung pemuda Pandeglang kreatif dengan menggunakan jasanya,” ujar Irna.

Hasanudin, tim teknis Awinet mengatakan, saat ini sudah sekitar 30 persen desa yang ada di Pandeglang sudah menggunakan jasa internet dari Awinet.

“Di setiap desa yang menggunakan jasa internet dari Awinet difasilitasi dengan aplikasi kependudukan, dimana perangkat desa dapat mengetahui identitas kependudukan warganya hanya dengan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK). Jadi tidak perlu kabupaten. Manfaatnya cukup besar untuk membantu kinerja pemerintah,” katanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here