BP2D Pandeglang Ajak WP Optimalkan Penggunaan Aplikasi e-BPHTB dan e-SPTPD

0
50

Pandeglang– Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Pandeglang saat ini terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya kepada para Wajib Pajak (WP) di kabupaten Pandeglang, Hal tersebut dibuktikan dengan diluncurkannya aplikasi e-BPHTB dan e-SPTPD pada beberapa waktu lalu.
Kepala BP2D Kabupaten Pandeglang, H Utuy Setiadi mengatakan, e-SPTPD adalah suatu sistem aplikasi yang dibangun berbasis web yang dikembangkan sebagai sarana wajib pajak untuk mendaftarkan, membayar dan melaporkan kewajiban pajak daerahnya secara online serta dapat diakses di mana saja.

“E-SPTPD merupakan awal dari pengembangan sistem pajak daerah online yang akan terkoneksi dengan sistem monitoring pelaporan transaksi harian wajib pajak dan diharapkan ke depannya wajib pajak akan lebih mudah melakukan pembayaran dan pelaporan pajak secara komprehensif terkoneksi,” tuturnya.

Kesebelas jenis pajak daerah itu adalah, pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak parkir, pajak sarang burung walet, pajak penerangan jalan, pajak reklame, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak air tanah dan Pajak Bumi Bangunan-Perkotaan dan Perdesaan BPHTB.

“Sedangkan E-BPHTB adalah aplikasi yang bisa digunakan oleh notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk melakukan pendaftaran pajak BPHTB. Jadi notaris dan PPAT sekarang tidak perlu datang ke BP2D. Karena akan diberi id dan user name yang nantinya bisa digunakan pendaftaran secara online,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendaftaran BP2D Pandeglang, Wawan Setiawan mengungkapkan bahwa setelah dilakukan evaluasi, penggunaan aplikasi tersebut dinilai masih kurang. Kemungkinan bisa jadi karena masyarakat belum mengetahui aplikasi tersebut atau juga masyarakat masih terbiasa membayar pajak daerah secara manual.

“Belum 100 persen digunakan dan ini menjadi tantangan kita agar aplikasi ini bisa lebih maksimal digunakan oleh masyarakat. Kita juga terus melakukan sosialisasi mengenai penggunaan aplikasi tersebut,” terangnya.

Pihaknya berharap, aplikasi tersebut bisa lebih maksimal digunakan oleh masyarakat untuk mempermudah pelayanan perpajakan.

“E-BPHTB ini sudah berjalan hampir satu tahun terakhir dan harapannya aplikasi ini bisa dipergunakan oleh seluruh wajib pajak untuk mempermudah akses maupun pelaporan wajib pajak tiap bulan,” harap dia.