Pemkab Lebak Dorong Pengembangan komoditas unggulan

0
46

Banten Independen – Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya melaksanakan Gerakan panen raya padi sawah dan percepatan tanam padi musim tanam 2019, di Desa Cipedang Kecamatan Wanasalam, Lebak, Banten (2/4/2019).

Pada kesempatan tersebut Iti menyampaikan, sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Lebak, mengingat cukup besarnya peluang dan potensi yang masih dapat dikembangkan dan didayagunakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Upaya pengembangan komoditas unggulan daerah, tentunya akan menjadi perhatian serius kita bersama, selain pariwisata,” katanya.

Sesuai dengan keputusan Menteri Pertanian No. 472 Tahun 2018, Kabupaten Lebak ditetapkan sebagai kawasan komoditas unggulan Pajale (Padi, Jagung dan Kedele), cabai, manggis, kelapa, dan durian.

Lanjutnya, peningkatan produksi tanaman pangan kususnya padi harus tetap ditingkatkan setiap tahunnya, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Menurutnya, kebutuhan beras terus mengalami peningkatan sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk.

“Kabupaten Lebak ini pemasok beras terbesar besama Kabupaten Pandegelang untuk kebutuhan masyarakat Banten dan juga kerena Kabupaten Lebak telah ditetapkan sebagai salah satu dari 10 Kabupaten yang ditunjuk untuk memenuhi kebutuhan beras Jabodetabek oleh Kementrian Pertanian,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Bupati, saat panen raya biasanya harga gabah atau beras jatuh dibawah harga pembelian pemerintah  (HPP) dan biasanya petani akan menjual kepada para tengkulak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah telah meluncurkan program Serapan gabah petani (Sergap). *